Keragaman Genetik dan Pengembangan Perangkat Penanda Molekuler untuk Deteksi Dini Bibit Berdasarkan Kematangan Awal Tanaman Kelapa Sawit (Arenga pinnata Merr.) di Indonesia: Sebuah Tinjauan

Penulis

  • Kristianto Nugroho Pusat Penelitian Hortikultura, Organisasi Penelitian Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Amalia Prihaningsih Direktorat Manajemen Laboratorium, Fasilitas Penelitian, dan Taman Sains dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Rerenstradika Tizar Terryana Pusat Penelitian Botani Terapan, Organisasi Penelitian Ilmu Hayati dan Lingkungan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Mastur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang, Kementerian Pertanian Republik Indonesia
  • Puji Lestari Pusat Penelitian Hortikultura, Organisasi Penelitian Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

DOI:

https://doi.org/10.70158/buitenzorg.v3i1.38

Abstrak

Pohon aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan tanaman perkebunan yang menjanjikan dengan potensi signifikan sebagai bahan baku untuk produksi gula aren, pati, serat, dan bioetanol. Namun, pemanfaatan dan budidayanya di Indonesia belum sepenuhnya dioptimalkan. Tanaman ini ditemukan di seluruh hutan hujan tropis Indonesia, dari Sumatera hingga Papua. Meskipun beberapa studi keanekaragaman genetik pohon aren di Indonesia telah dilakukan menggunakan sifat morfologi, isozim, dan penanda molekuler, upaya ini kurang luas dibandingkan dengan yang difokuskan pada anggota famili Arecaceae lainnya. Hingga saat ini, studi keanekaragaman genetik pohon aren di Indonesia masih terbatas dalam hal jumlah penanda, cakupan populasi, dan penggunaan pendekatan genomik modern. Makalah ini bertujuan untuk meninjau status terkini penelitian keanekaragaman genetik pohon aren di Indonesia dan pengembangan perangkat penanda molekuler untuk identifikasi dini bibit pohon aren yang cepat matang. Pengenalan perangkat ini diharapkan dapat mempercepat program pemuliaan pohon aren di Indonesia, khususnya dalam mengembangkan varietas unggul yang dapat bermanfaat bagi petani. Penyebaran lebih lanjut dan ketersediaan yang lebih luas dari perangkat ini diperlukan untuk meningkatkan pengakuan akan manfaatnya dan memfasilitasi adopsinya secara luas di masyarakat.

 

Kata kunci: perangkat deteksi, keragaman genetik, penanda molekuler, pemuliaan tanaman, tanaman perkebunan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agustina, F., Sulendra, M. G., Saputri, A., Indrayati, B. K., Ramdani, F. W., Noviani, I., Rahmawati, M. D., Hizbullah, M., Nurkhalisa, Latifah, N. I., & Virgota, A. (2022). Pelatihan pembuatan gula semut sebagai produk inovasi dari gula aren di Desa Gelangar [Training in making powdered palm sugar as an innovative product from palm sugar in Gelangar village]. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(4), 154–157. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i4.2325

Amom, T., & Nongdam, P. (2017). The use of molecular marker methods in plants: a review. International Journal of Current Research and Review, 9(17), 1–7. https://doi.org/10.7324/IJCRR.2017.9171

Arlianti, L. (2018). Bioetanol sebagai sumber green energy alternatif yang potensial di Indonesia [Bioethanol as a potential alternative green energy source in Indonesia]. Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik UNISTEK, 5(1), 16–22. https://doi.org/10.33592/unistek.v5i1.280

Assah, Y. F., & Makalalag, A. K. (2021). Analisis kadar sukrosa, glukosa dan fruktosa pada beberapa produk gula aren [Analysis of sucrose, glucose and fructose levels in several palm sugar products]. Jurnal Penelitian Teknologi Industri, 13(1), 37–42.

Azrai, M. (2005). Pemanfaatan markah molekuler dalam proses seleksi pemuliaan tanaman [Utilization of molecular markers in plant breeding selection process]. Jurnal AgroBiogen, 1(1), 26–37.

Baharuddin, Muin, M., & Bandaso, H. (2007). Pemanfaatan nira aren (Arenga pinnata Merr.) sebagai bahan pembuatan gula putih kristal [Utilization of palm sap (Arenga pinnata Merr.) as a raw material for making crystal white sugar]. Jurnal Perennial, 3(2), 40–43.

Chesnokov, Y. V., Kosolapov, V. M., & Savchenko, I. V. (2020). Morphological genetic markers in plants. Russian Journal of Genetics, 56(12), 1406–1415. https://doi.org/10.1134/S1022795420120042

Dida, G. (2022). Molecular markers in breeding of crops: recent progress and advancements. International Journal of Research Studies in Agricultural Sciences, 8(5), 1–12. http://dx.doi.org/10.20431/2454-6224.0805001

Effendi, D. S. (2010). Prospek pengembangan tanaman aren (Arenga pinnata Merr) mendukung kebutuhan bioetanol di Indonesia [Prospects for developing sugar palm (Arenga pinnata Merr.) to support Indonesia's bioethanol needs]. Perspektif, 9(1), 36–46.

Elberson, H. W., & Oyen, L. P. A. (2010). Sugar palm (Arenga pinnata): potential of sugar palm for bio-ethanol production. Wageningen: FACT Foundation.

Fiani, A. (2015). Review: strategi konservasi sumber daya genetik aren (Arenga pinnata) [Review: conservation strategies for genetic resources of sugar palm (Arenga pinnata)]. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1(3), 687–690.

Harahap, M. K. (2017). Keragaman genetik tanaman aren (Arenga pinnata Merr) di Tapanuli Selatan dengan menggunakan marka RAPD (random amplified polymorphic DNA) [Genetic diversity of sugar palm (Arenga pinnata Merr) in South Tapanuli using RAPD (random amplified polymorphic DNA) markers]. Grahatani, 3(2), 445–453.

Harahap, P., Rosmayati, Harahap, E. M., Harahap, D. E., & Harahap, F. S. (2018). Eksplorasi dan identifikasi tanaman aren (Arenga pinnata Merr) di Kabupaten Tapanuli Selatan [Exploration and identification of sugar palm (Arenga pinnata Merr) plants in South Tapanuli regency]. Jurnal Pertanian Tropik, 5(3), 423–427. https://doi.org/10.32734/jpt.v5i3.3115

Haryjanto, L., Prastyono, & Ismail, B. (2011). Keragaman genetik empat populasi Arenga pinnata Merr. berdasarkan penanda isozim [Genetic diversity of four populations of Arenga pinnata Merr. based on isozyme markers]. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan, 5(1), 13–21.

Jaiswal, M. (2024). Recent advancement of genetic markers and application in tree improvement programs: a review. Plant Archives, 24(1), 309–318. https://doi.org/10.51470/plantarchives.2024.v24.no.1.044

Lempang, M. (2012). Pohon aren dan manfaat produksinya [Sugar palm tree and its production benefits]. Info Teknis Eboni, 9(1), 37–54.

Lempang, M. (2017). Produksi nata pinnata dari nira aren [Production of nata pinnata from sugar palm sap]. Buletin Eboni, 14(1), 23–33.

Lestari, P., Maskromo, I., Rijzaani, H., Sudarsono, Priyatno, T. P., Nugroho, K., Terryana, R. T., Pandin, D. S., Tenda, E. T., & Rahayu, M. S. (2016). Pemanfaatan teknologi genomika dan bioteknologi untuk mendukung percepatan pemuliaan aren di Indonesia [Utilization of genomics and biotechnology to support the acceleration of sugar palm cultivation in Indonesia] (Laporan Akhir Program Kerjasama Kemitraan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Strategis [KKP3S]). Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Lestari, P., Maskromo, I., Satyawan, D., Soedarsono, Priyatno, T. P., Nugroho, K., Terryana, R. T., Pandin, D. S., Tenda, E. T., & Kustono. (2018). Finalisasi perakitan genom de novo dan pengembangan marka molekuler untuk seleksi aren berdasarkan kegenjahan [Finalization of de novo genome assembly and development of molecular markers for sugar palm selection based on genetic diversity] (Laporan Akhir Program Kerjasama Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Pertanian Strategis [KP4S]). Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Mogea, J., Seibert, B., & Smits, W. (1991). Multipurpose palms: the sugar palm (Arenga pinnata [Wurmb.] Merr.). Agroforestry Systems, 13, 111–129.

Muda, N. A., & Awal, A. (2017). Somatic embryogenesis in sugar palm (Arenga pinnata Wurmb Merr.) from zygotic embryo explants. Pertanika Journal of Science and Technology, 25, 133–144.

Pontoh, J. (2012). Analisa dan komponen kimia dalam nira dan gula aren [Analysis and chemical components in sugar palm sap and sugar]. Prosiding Seminar Nasional Aren, p. 66–71.

Porth, I., & El-Kassaby, Y. A. (2014). Assessment of the genetic diversity in forest tree populations using molecular markers. Diversity, 6(2), 283–295. https://doi.org/10.3390/d6020283

Putri, L. A. P., Giovana, Basyuni, M., & Harahap, M. K. (2016). Keragaan molekuler aren Sumatera Utara dan aren Sulawesi Tenggara berdasarkan primer OPD-20 dan OPH-06 [Molecular performance of North Sumatran and Southeast Sulawesi sugar palms based on OPD-20 and OPH-06 primers]. Jurnal Pertanian Tropik, 3(2), 182–186. https://doi.org/10.32734/jpt.v3i2.2974

Rambey, R., Tambunan, W. A., Hasibuan, M., Siregar, F. A., Prayogo, B., Silalahi, C., Hasibuan, D., & Syahputra, N. (2020). Ethnobotany of the Arecaceae family in Torgamba District, South Labuhanbatu, North Sumatra. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 782, 032022. https://doi.org/10.1088/1755-1315/782/3/032022

Rijzaani, H., Lestari, P., Maskromo, I., Sudarsono, & Priyatno, T. P. (2017). Perakitan draft genom aren (Arenga pinnata Wurmb Merr.). Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 39(1), 10–12.

Rinawati, D. Y., Reflinur, Dinarti, D., & Soedarsono (2021). Genetic diversity of sugar palm (Arenga pinnata) derived from nine regions in Indonesia based on SSR markers. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 22(9), 3749–3755. https://doi.org/10.13057/biodiv/d220919

Saleh, M. S. (2004). Pematahan dormansi benih aren secara fisik pada berbagai lama ekstraksi buah [Physical dormancy breaking of sugar palm seeds at various fruit extraction times]. Jurnal Agrosains, 6(2), 89–95.

Tenda, E. T., Maskromo, I., & Heliyanto, B. (2010). Eksplorasi plasma nutfah aren (Arenga pinnata Merr.) di Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur [Exploration of aren germplasm (Arenga pinnata Merr.) in East Kutai, East Kalimantan province]. Buletin Palma, 38, 88–94.

Terryana, R. T., Nugroho, K, & Lestari, P. (2020). Genetic diversity of sugar palm populations from Cianjur and Banten revealed by simple sequence repeat (SSR) markers. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 418, 012038. https://doi.org/10.1088/1755-1315/418/1/012038

Wenur, F., & Waromi, Y. (2018). Studi pengolahan bioetanol tradisional dari nira aren di Minahasa Selatan [Study of traditional bioethanol processing from sugar palm sap in South Minahasa]. Jurnal Teknologi Pertanian, 8(2), 1–7. https://doi.org/10.35791/jteta.v8i2.18699.

Wijaya, W. D. (2024). Potensi ekologi dan ekonomi tanaman aren [Ecological and economic potential of sugar palm plants]. Warta BSIP Perkebunan, 2(1), 10–13.

Wulantika, T. (2015). Keragaman fenotipe aren (Arenga pinnata) di kecamatan Bukit Barisan kabupaten Lima Puluh Kota [Phenotypic diversity of sugar palm (Arenga pinnata) in Bukit Barisan district, Lima Puluh Kota regency]. Jurnal Ilmiah Pertanian, 15(2), 115–120. https://doi.org/10.31849/jip.v15i2.2164

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Nugroho, K., Prihaningsih, A. ., Terryana, R. T. ., Mastur, & Lestari, P. . (2026). Keragaman Genetik dan Pengembangan Perangkat Penanda Molekuler untuk Deteksi Dini Bibit Berdasarkan Kematangan Awal Tanaman Kelapa Sawit (Arenga pinnata Merr.) di Indonesia: Sebuah Tinjauan. Buitenzorg: Journal of Tropical Science, 3(1), 15–24. https://doi.org/10.70158/buitenzorg.v3i1.38